Pengertian Mendelevium (Md) : Penjelasan Unsur, Sifat, Manfaat dan Kegunaan
Sejarah Mendelevium
Mendelevium, unsur transuranium seri aktinida yang ditemukan kesembilan, dikenali oleh Ghiorso, Harvey, Choppin, Thompson, dan Seaborg diawal tahun 1955, selama penembakan isotop 253Es dengan ion helium dalam siklotron Berkeley berukuran 60 inch. Isotop yang dihasilkan adalah 256Md, dengan masa paruh waktu 76 menit. Identifikasi ini bisa dicatat ketika 256Md disintesis satu atom per waktu.
Keterangan Unsur Mendelevium
- Simbol: Md
- Radius Atom: Å
- Volume Atom: cm3/mol
- Massa Atom: -258
- Titik Didih: K
- Radius Kovalensi: Å
- Struktur Kristal: n/a
- Massa Jenis: g/cm3
- Konduktivitas Listrik: x 106 ohm-1cm-1
- Elektronegativitas: 1.3
- Konfigurasi Elektron: [Rn]5f13 7s2
- Formasi Entalpi: kJ/mol
- Konduktivitas Panas: 10 Wm-1K-1
- Potensial Ionisasi: 6.58 V
- Titik Lebur: 1100 K
- Bilangan Oksidasi: 3
- Kapasitas Panas: Jg-1K-1
- Entalpi Penguapan: kJ/mol
Isotop Mendelevium
Ada 14 isotop telah dikenali. 258Md memiliki masa paruh waktu 2 bulan. Isotop ini telah dihasilkan dengan menembak isotop einsteinium dengan ion helium. Akhirnya, 258Md bisa dibuat cukup untuk menetapkan sifat-sifat fisiknya.
Kegunaan Mendelevium
256Md telah digunakan untuk menjelaskan sejumlah sifat kimia mendelevium dalam bentuk larutan.
Sifat Sifat Mendelevium
Percobaan telah menunjukkan bahwa mendelevium memiliki bilangan oksida dipositif (II) yang moderat stabil di samping bilangan tripositif (III) yang merupakan karakteristik unsur-unsur aktinida.